Mencintai
Seseorang Yang Salah

Dalam
dunia percintaan terkadang kita salah untuk memilih pasangan yang tepat atau
istilah lain kita salah mencintai seseorang. Ada sebuah peribahasa Cinta itu Buta, dan memang benar adanya
bahwa cinta itu buta dalam artian kita tidak pernah perduli, memandang dan
memikirkan hal-hal apapun selain berkata bahwa kita mencintai dia.
1. Rela Melakukan Segalanya.
Orang
yang sedang dimabuk asmara biasanya rela melakukan apa saja untuk seseorang
yang dicintainya, tanpa memperdulikan dirinya atau bahkan orang di
sekelilingnya, ia akan melakukan apapun asalkan itu bisa membahagiakan
pasangannya. Hal ini sebenarnya baik, namun terkadang ini juga bisa menjadi
sangat menyakitkan jika apa yang sudah diberikan dengan sepenuh hati tidak ada
timbal balik, istilah anak gaul sekarang itu "Kalo effort harus ada feedback ". Bayangkan betapa sakitnya
perasaan seseorang yang sudah memberikan segalanya namun tidak ada timbal balik
yang ia dapatkan.
2. Lebih Mengutamakan Perasaan
Ketimbang Logika
Seseorang
yang sedang benar-benar dimabuk perasaan itu terkadang lupa untuk menggunakan
logikanya. Ketika ia tau bahwa dirinya sering dikecewakan, disakiti dan
dikhianati, ia tetap saja bertahan dalam sebuah hubungan itu. Ia rela
mengorbankan perasaannya hanya untuk seseorang yang seharusnya tidak pantas
untuk ia cintai. Padahal jika ia menggunakan logikanya, ia seharusnya dapat
berfikir lebih jernih dan mengerti bahwa ia sedang berada di hubungan yang
salah.
3. Selalu Dijadikan Prioritas
Jatuh cinta
terkadang buat kita lupa bahwa prioritas utama kita bukanlah hanya dia, banyak
orang yang selalu salah dalam hal ini. Mereka selalu memprioritaskan
pasangannya ketimbang dirinya sendiri. Kalau memang sudah ada ikatan atau sudah
menikah, hal ini tentunya adalah hal yang benar, namun jika hanya masih sebatas
berpacaran tentunya ini adalah hal yang tidak tepat. Jika kamu berfikir secara
logika (ketika kamu memprioritaskannya apakah dia juga akan melakukan hal yang
sebaliknya?) belum tentu!! Maka dari itu, prioritaskan dirimu dan keluargamu
dulu baru kemudian dirinya.
Memang
pada dasarnya mencintai seseorang itu perlu pengorbanan, penuh perasaan dan
penuh tanggung jawab. Namun ada satu hal yang perlu digunakan yaitu Logika. Semua harus bersinergi agar kamu
tidak salah untuk mencintai seseorang. Dan satu hal lagi yang jangan kamu
lupakan, yaitu Realistis. Dengan
realistis, itu akan membantu kamu untuk terus berfikir positif dan berfikir
lebih bijak bahwa tidak semua hal itu harus kita miliki. Jadi ketika kamu tau
bahwa kamu sudah salah mencintai seseorang, kamu bisa menerimanya dan bisa
melepaskannya.
Itu aja
artikel pendek dari saya, semoga hari-hari kalian menyenangkan.
Kadang jadi merasa serba salah
BalasHapusYa memang begilah,cinta memang butuh pengorbanan
BalasHapus