Rabu, 18 September 2024

Mencintai Seseorang Yang Salah

 

Mencintai Seseorang Yang Salah

 


Dalam dunia percintaan terkadang kita salah untuk memilih pasangan yang tepat atau istilah lain kita salah mencintai seseorang. Ada sebuah peribahasa Cinta itu Buta, dan memang benar adanya bahwa cinta itu buta dalam artian kita tidak pernah perduli, memandang dan memikirkan hal-hal apapun selain berkata bahwa kita mencintai dia.

 

1. Rela Melakukan Segalanya.

Orang yang sedang dimabuk asmara biasanya rela melakukan apa saja untuk seseorang yang dicintainya, tanpa memperdulikan dirinya atau bahkan orang di sekelilingnya, ia akan melakukan apapun asalkan itu bisa membahagiakan pasangannya. Hal ini sebenarnya baik, namun terkadang ini juga bisa menjadi sangat menyakitkan jika apa yang sudah diberikan dengan sepenuh hati tidak ada timbal balik, istilah anak gaul sekarang itu "Kalo effort harus ada feedback ". Bayangkan betapa sakitnya perasaan seseorang yang sudah memberikan segalanya namun tidak ada timbal balik yang ia dapatkan.

 

2. Lebih Mengutamakan Perasaan Ketimbang Logika

Seseorang yang sedang benar-benar dimabuk perasaan itu terkadang lupa untuk menggunakan logikanya. Ketika ia tau bahwa dirinya sering dikecewakan, disakiti dan dikhianati, ia tetap saja bertahan dalam sebuah hubungan itu. Ia rela mengorbankan perasaannya hanya untuk seseorang yang seharusnya tidak pantas untuk ia cintai. Padahal jika ia menggunakan logikanya, ia seharusnya dapat berfikir lebih jernih dan mengerti bahwa ia sedang berada di hubungan yang salah.

 

3. Selalu Dijadikan Prioritas

Jatuh cinta terkadang buat kita lupa bahwa prioritas utama kita bukanlah hanya dia, banyak orang yang selalu salah dalam hal ini. Mereka selalu memprioritaskan pasangannya ketimbang dirinya sendiri. Kalau memang sudah ada ikatan atau sudah menikah, hal ini tentunya adalah hal yang benar, namun jika hanya masih sebatas berpacaran tentunya ini adalah hal yang tidak tepat. Jika kamu berfikir secara logika (ketika kamu memprioritaskannya apakah dia juga akan melakukan hal yang sebaliknya?) belum tentu!! Maka dari itu, prioritaskan dirimu dan keluargamu dulu baru kemudian dirinya.

 

 

Memang pada dasarnya mencintai seseorang itu perlu pengorbanan, penuh perasaan dan penuh tanggung jawab. Namun ada satu hal yang perlu digunakan yaitu Logika. Semua harus bersinergi agar kamu tidak salah untuk mencintai seseorang. Dan satu hal lagi yang jangan kamu lupakan, yaitu Realistis. Dengan realistis, itu akan membantu kamu untuk terus berfikir positif dan berfikir lebih bijak bahwa tidak semua hal itu harus kita miliki. Jadi ketika kamu tau bahwa kamu sudah salah mencintai seseorang, kamu bisa menerimanya dan bisa melepaskannya.

 

Itu aja artikel pendek dari saya, semoga hari-hari kalian menyenangkan.

 

2 komentar: